• 8-Perintah-Harian.jpg
  • a1.jpg
  • DIRGAHAYU-75-RI.jpg
  • Untitled-1-copy.jpg


Barabai || Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Tengah bekerja sama dengan Gugus Tugas Covid 19 Hulu Sungai Tengah
melaksanakan Rapid Test kepada seluruh Pegawai, Pegawai PPNPN, Tenaga Honorer, Pramubakti, dan Security.
Kegiatan Rapid Test ini dilaksanakan dalam rangka pencegahan penyebaran Virus Covid 19 yang makin masif di wilayah
hukum Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Tengah.

Rapid Test sendiri merupakan metode skrining awal untuk mendeteksi anti bodi, yaitu IgM dan IgG yang diproduksi oleh tubuh
untuk melawan Virus Corona, Antibudi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan Virus Corona.

Dari Hasil Rapid Test kepada total seluruh Pegawai, Pegawai PPNPN, Tenaga Honorer, Pramubakti, dan Security sebanyak 43 orang
dinyatakan Non-Reaktif dan masih ada sebanyak 3 orang pegawai yang belum menjalani test karena berhalangan hadir akan dilakukan
Rapid Test selanjutnya setelah yang bersangkutan bisa masuk kantor. HST 02 Juni 2020.



Kamis, 16 April 2020 dilaksanakan sidang lanjutan Tindak Pidana Penodaan Agama oleh Terdakwa Nasruddin Bin H Darsani
sidang dilaksanakan secara online dikarenakan masih dalam pandemik Covid-19, Terdakwa tetap berada di Rutan Barabai,
Hakim dan Penasehat Hukum di Pengadilan sedangkan JPU berada di Kantor Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Tengah.

Sidang kasus Penodaan Agama oleh Terdakwa Nasruddin sudah memasuki Agenda Pembacaan Tuntutan oleh JPU
yang pada pokoknya menyatakan bahwa Terdakwa "Dengan Sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan dan melakukan
perbuatn yang pada pokoknya bersifat penodaan terhadap suatu Agama yang dianut di Indonesia" sebagai mana diatur dan
diancam pidana dalam Pasal 156a huruf a KUHP, dengan pidana penjara selama 3 (tiga) tahun Penjara dikurangi selama
terdakwa ditangkap dan ditahan Sidang ditunda kembali oleh Majelis Hakim sampai dengan tanggal 23 April 2020
dengan agenda Pleidoi.



BARABAI || Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Tengah melaksanakan pemusnahan barang bukti tindak kejahatan yang terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Tengah Jalan Abdul Muis Ridani No. 60, Mandingin, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantah Selatan pada Selasa (14/1/2020).

Acara dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Tengah Trimo, S.H.,M.H. dan diikuti oleh Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Danang Widaryanto, Kepala Pengadilan Negeri Barabai Eka Ratna, S.H.,M.H., Ka Rutan Barabai atau yang mewakili, Kepala Kementrian Agama atau yang mewakili, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah atau yang mewakili, beserta rekan-rekan media.

Adapun barang bukti yang dimusnahakan meliputi :

 112 (seratus dua belas) paket narkotika jenis sabu-sabu yang terbungkus plastik klip bening;
 2 (dua) buah bong/alat hisap sabu-sabu;
 900 (sembilan ratus) butir obat jenis zenith (Palsu);
 778 (tujuh ratus tujuh puluh delapan) butir obat jenis Seledryl;
 2.330 (dua ribu tiga ratus tiga puluh) butir obat jenis Samcodin;
 612 (enam ratus dua belas) butir obat jenis Mixadin;
 1.660 (seribu enam ratus) butir obat jenis ifarsyl;
 4.840 (empat ribu delapan ratus empat puluh) buah kosmetik ilegal dalam berbagai merk;
 19 (sembilan belas) buah senjata tajam;
 25 (dua puluh lima) buah Hand Phone.

Untuk sabu-sabu dimusnahkan dengan diblender kemudian dilarutkan ke air yang dicampur dengan detergen, Sedangkan barang bukti tindak pidana lain seperti senjata tajam dimusnahkan dengan cara dipotong menggunakan mesin gerinda. Sementara itu, obat-obatan, kosmetik illegal dan telepon genggam dimusnahkan dengan cara dibakar.

Dasar pemusnahan barang terlarang tindak pidana oleh Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Tengah ini berdasarkan Undang-Undang 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia, Keputusan Presiden Nomor 85 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kejaksaan Republik Indonesia, Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-089/JA/08/1988 tentang Penyelesaian Barang Rampasan, Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-112/JA/10/1989 tentang Mekanisme Penerimaan Penyimpanan dan Penataan Barang Bukti, serta putusan Pengadilan Negeri Barabai. Putusan dari Pengadilan Negeri Barabai berdasarkan putusan Nomor : 49/Pid.Sus/2019/PN.Brb Tanggal 18 Juni 2019 sampai dengan Nomor : 132/Pid.Sus/2019/PN.Brb Tanggal 26 Desember 2019 agar dirampas untuk dimusnahkan.
(Subseksi C Kejari HST)



Senin, 06 April 2020 bertempat di Aula Murakata Adhyaksa Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Tengah bersama dengan
Kementerian Agama Hulu Sungai Tengah melaksanakan Pembacaan Yasin dan Tahlil bersama untuk Almarhum
Dr. Arminsyah, S.H.,M.Si. yang meninggal pada hari sabtu 04 April 2020.

Acara dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Tengah Trimo, S.H.,M.H. dan Kepala Kemenag Hulu Sungai Tengah
H. Saipudin, S.Ag.,M.Pd. dan diikuti oleh pegawai Kejaksaan dan Kemenag Hulu Sungai Tengah, acara berlangsung dengan hikmat
dengan harapan segala dosa almarhum diampuni, dan diterima amal islam beliau serta semoga almarhum mendapat tempat terbaik disisi NYA.

SELAMAT JALAN BAPAK, KAMI BANGGA PERNAH PUNYA PEMIMPIN SEHEBAT ANDA



Barabai|| Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Bapak Trimo, S.H.,M.H. bertindak selaku Narasumber pada kegiatan
Sosialisasi dalam rangka meningkatkan kesadaran dan pemahamanbagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah tentang Pemberantasan dan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi dan
Peraturan Presiden RI Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah yang diikuti oleh Kepala SKPD,
Camat, dan Lurah se Kabupaten Hulu Sungai Tengah bertempat di Auditorium Lantai II Kantor Bupati Hulu Sungai Tengah. (04/12/2019)

 

Alamat Kantor

 

Jl. Abdul Muis Redhani No. 60 Kelurahan Mandingin Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah Provinsi Kalimantan Selatan - Indonesia Telp. (0517) 41024 .: Lihat Peta :.

Tautan

 

Kejaksaan Agung RI Mahkamah Agung POLRI KPK