• 8-Perintah-Harian.jpg
  • a1.jpg
  • DIRGAHAYU-75-RI.jpg
  • Untitled-1-copy.jpg

Berita


Barabai || Konferensi Pers Tindak Pidana Penistaan Agama yang diadakan di Polres Hulu Sungai Tengah dipimpin langsung oleh Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Sabana Atmojo, S.I.K.,M.H. dan Kajari Hulu Sungai Tengah Trimo, S.H.,M.H. dengan tersangka 'NS' warga jalan Penas Tani IV Rt 033/011 Desa Kahakan Kec. Batu Benawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah (03/12/2019).

Adapun Ajaran yang diajarkan oleh 'NS" kepada para pengikutnya sebagai berikut :
- Menerangkan bahwa dalam shalat wajib maupun shalat sunah harus menggunakan bahasa indonesia tidak lagi menggunakan bahasa arab;
- Lafazd dua kalimat sahadat dirubah menjadi "aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi 'NS' pesuruh Allah;
- Ilmu yang diajarkan dari kitab Hikmah dan Rahasia dari kitab Allah (potongan-potongan ayat Al-Quran yang disadur dan diartikan kedalam bahasa indonesia oleh 'NS';
- Semua bacaan dalam shalat dari awal hingga akhir memakai bahasa Indonesia;
- sekarang tidak perlu dipakai lagi, karena Nabi Muhammad SAW sudah meninggal dunia.

Permasalahan ajaran sesat 'NS' yang sudah sangat meresahkan masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah ini, sebelumnya sudah dibawa dan ditangani dalam beberapa kali rapat PAKEM (Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan) Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang bertempat di Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Tengah dan menghasilkan Rekomendasi sebagai berikut :
1. Agar Bupati Hulu Sungai Tengah selaku Kepala Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah untuk menerbitkan Surat Keputusan tentang pelarangan penyebaran keyakinan dan ajaran yang bertentangan dengan syariat islam yang diajarkan 'NS';
2. Agar MUI Kabupaten Hulu Sungai Tengah melakukan pembinaan terhadap 'NS' atas keyakinan ajaran yang menyimpang tersebut;
3. Agar aparat keamanan baik POLRI, TNI, dan Satpol PP bersinergi melakukan tindakan tegas berupa pembubaran terhadap setiap kegiatan penyebaran ajaran sesat yang dilakukan saudara "NS';
4.Apabila 'NS' tetap menyebarkan ajaran yang bertentangan dengan syariat islam tersebut pihak MUI Kabupaten Hulu Sungai Tengah melaporkan kepada penyidik POLRI untuk diproses secara Pidana melanggar pasal 156a KUHP. (03/12/2019) (Subseksi C)

 

Alamat Kantor

 

Jl. Abdul Muis Redhani No. 60 Kelurahan Mandingin Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah Provinsi Kalimantan Selatan - Indonesia Telp. (0517) 41024 .: Lihat Peta :.

Tautan

 

Kejaksaan Agung RI Mahkamah Agung POLRI KPK